Senin, 26 November 2012

Andai AKU...

Andai aku punya uang, aku tak akan mau tebengin orang,
ga akan mau numpangin orang. dan ga kan mau nyusahin orang. tapi nyatanya? hidupku tak semudah itu. segala jungkir balik hidup berseliwir di hadapanku. entah kapan ku merasakan hikmahnya. meski yakin semua akan berguna kelak, tetap saja terkadang hatiku miris. banyak hutang budi disana sini. bahkan perlu memutus urat maluku hanya demi sesuap nasi. malang... gadis yang dulu dielu-elukan di tanah kelahiran kini harus menelan matang-matang pahitnya hidup. aku berjuang.. aku tak putus asa.. dan semangatku masih terus membara tapi ketika pergaulan memaksaku menjadi konsumtif, itu yang aku tak mampu. terkadang aku merasa ingin berlari sekencang-kencangnya ke ujung jurang dan berteriak keras-keras hanya karena teman-teman selalu mengajakku pergi ke tempat yg ga bisa didatangi jika hanya membawa recehan kecil, naassss...

susah memang hidup di wilayah hedon, warganya berselera tinggi dan bergengsi sepuncak. entah apa yang membuat mereka rela kehabisan uang daripada harus makan di pinggiran jalan yang lusuh. atau seakan wajib beli sesuatu barang di mall dari pada dipasar tradisional. Tuhan.. aku rindu kampung halamanku yang mengerti segala tentangku. sahabat-sahabat yang siap memaklumi segala keterbatasanku. mereka-mereka yang tak akan menggunjingkanku dibelakangku. aku rindu mereka tuhan.. kapan kah semua rencana indah yg telah kau rangkaika untukku siap untuk Kau jadikan nyata?? sekali lagi, andai aku punya uang..

Tidak ada komentar: